KEMAH BAKTI 1

PENGALAMAN KEMAH BAKTI
Pada tanggal 17 Juni 2013, ekskul yang aku ikuti mengadakan acara KEMAH BAKTI SOSIAL PMR PMI di Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini di adakan satu tahun sekali, dan yang aku ikuti sekarang adalah pelaksanaan yang ke-3. Kegiatan ini bertujuan agar anggota PMR di Jakarta Barat mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan melaksanakan tri bakti PMR dalam kehidupan sehari-hari.
            Pukul 06.30 wib, aku dan kawan-kawan berkumpul di halaman sekolah. Setelah itu kami mendapat pengarahan dari Kepala Sekolah, kemudian berfoto-foto. Pada pukul 07.30 kami berangkat menuju kantor Cabang PMI Jakarta Barat, saat kami sampai, hujan turun dengan derasnya. Sehingga acara pun di tunda hingga hujan berhenti, saat hujan mulai reda, kami mulai upacara, tapi Bapak Walikota belum sampai sehingga kami melakukan pemanasan dahulu. Setelah kira-kira 2 kali latihan, tibalah Bapak Walikota sehingga kami langsung melaksanakan upacara apel. Setelah acara resmi di buka oleh Bapak Walikota, kami semua berfoto bersama. Kemudian kami langsung menaiki mobil dan berangkat ke Bogor, Jawa Barat.
            Sekitar pukul 12.30 kami sampai, dan mencari tas untuk mengambil peralatan makan. Setelah istirahat beberapa jam, akhirnya tiba saat untuk perjalanan ke rumah warga untuk homestay. Jalan yang kami lewati sangatlah curam, sehingga kami harus berhati-hati karena keadaan yang habis hujan membuat jalan menjadi licin. Setelah melewati banyak medan yang curam, melewati hutan, sungai (sampai aku terpeleset jatuh ke sungai jadinya celanaku basah) akhirnya kami sampai juga di perumahan penduduk. Satu hari kami habiskan di perumahan warga. Aku mendapat kakak dari SMP 264 yang bernama Ka Lintang, aku dan Ka Lintang kami hanya ber-2, tapi kami ber-4 di rumah. Kebetulan aku satu rumah dengan anak 100 (sekolah ku), dan anak dari SMP 205 yang bernama Tania. 1 hari dimulai dengan berkumpul bersama seluruh peserta KEMAH BAKTI (tidak semua sih, karena ada sebagian yang di tempat kemah), setelah berkumpul aku dan anak dari sekolah ku, yaitu SMP 100 memutuskan untuk berkumpul di rumah Divia. Setelah beberapa saat, kami semua balik ke rumah masing, dan kita sudah di sediakan makanan. Setelah itu kami tidur, karena esok hari harus kumpul pukul 06.00.

            Keesokan hari, kami semua bersiap-siap, tapi kami tidak mandi karena udara di sana sangat dingin. Setelah itu kami pergi ke tempat berkumpul, karena rencananya kami akan melakukan olahraga, tapi lagi-lagi langit mendung dan turunlah hujan rintik kecil (gerimis). Setelah keadaan sudah cerah kembali, kami langsung melakukan perjalanan ke tempat olahraga, lagi-lagi jalannya becek. Setelah puas kami di sana, akhirnya kami kembali ke rumah. Ada yang bercocok tanam seperti menanam kucai, dan lain-lain. Aku, Ka Lintang, Rizka, dan Tania tidak pergi ke sawah, karena orang tua kami bekerja untuk mengikat kucai, jadinya kami membantu mengikat kucai, inilah hari terakhir di rumah warga. Kami pun merapikan barang-barang kami dan bersiap untuk kembali ke tempat kemah. Banyak yang memberikan kenang-kenangan untuk orang tua baru mereka. Aku, Ka Lintang, Rizka, dan Tania sepakat untuk memberikan uang, dan kami patungan masing-masing Rp. 10.000,00. Waktu sudah menunjukan pukul 12.00, tibalah saat kami harus meninggalkan orang tua baru kami. Sekitar pukul 12.30 kami mulai melakukan perjalanan, dan melewati jalan yang curam (lagi). Setelah beberapa lama, kami sampai kembali ke tempat kemah. Kami di beri waktu untuk istirahat, saat kami istirahat dan makan, sebagian dari kami pergi ke tempat pemukiman penduduk. Ya, karena di bagi menjadi 2. Yang tidak ikut kunjungan hari pertama melakukan homestay, sedangkan yang ikut kunjungan, hari pertama mereka melakukan aktivitas di tempat kemah. Setelah mereka pergi ke tempat pemukiman penduduk, kami menentukan tenda yang akan kami tempati. Aku dan anak-anak dari SMP 100 menempati tenda 2. Saat pukul 05.50 kami bersiap untuk beribadah. Setelah shalat Maghrib kami melanjutkan dengan membaca Surah Yasin dan di sambung lagi dengan shalat Isha. Setelah  selesai kami di minta untuk membuat yel-yel dari masing-masing tenda, karena akan ada acara lomba yel-yel, persembahan dari masing masing tenda, dan terakhir acara makan-makan kambing guling. Kemudian tidur.

Komentar

  1. Aku ikut kemah bakti juga loh waktu itu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah.. samaan dong ^^
      kamu hari pertama ikut kunjungan atau homestay?

      Hapus

Posting Komentar