Apakah Kita Normal

Hai..
Sekarang aku bukan anak SMP lagi. Aku sekarang udah lulus SMP dan melanjutkan pendidikanku di SMA NEGERI 84 Jakarta. Karena jurusanku di SMA ini berhubungan dengan karya tulis, juga temanku yang seorang penulis. Aku jadi gatel buat posting sesuatu di blog ini, tapi bingung mau posting apa.
Dan aku ada ide untuk memperkenalkan teman-teman baruku untuk saat ini sampai aku lulus.
Selamat berkenalan ...


1. Nadya
    Bisa dibilang dia teman kedua aku di kelas. Yang pertama adalah Tasya. Dari awal masuk, Nadya pendiem baget, tapi setelah beberapa bulan kenal, ternyata sama aja kaya aku. Di tambah lagi dia anak jamban (yang Kpopers tau lah).
     Dia adalah teman yang aktif sebagai penulis. Dia menjadi penulis novel di watt*ad yang berjudul INDIGO?


2. Puji
   Temen gesrek aku dikelas (sebenarnya semua gesrek), dia kpopers, EXO L. Pecinta Cunyul (Chanyeol), sebagai buktinya berbagai sosial medianya terdapat kata "ceyeh". Kalau ngomong bikin polusi suara (suaranya menggelegar gila), apalagi kalau di rumahnya Nadya. 
    Lagu yang dinyanyiin sama dia pasti jadi lawak. Contohnya OST. ELIF yang aslinya sedih, dinyanyiin dia sama Irma jadi lawak.

3. Irma

    Dia adalah temen yang duduk barengku. Absurd banget orangnya. Bahan bullyan bagi anak AWEN (nanti aku akan memperkenalkan apa itu AWEN). Semuanya berawal dari aku yang iseng bilang kalau dia suka sama Opak (nama disamarkan), yang akhirnya sekelas tau wkwk. Aku sama anak AWEN lainnya manggil dia Mae, Bunda Mae, Maemun.
    Dia penggemar Turki. Sejenis lah sama Puji, mereka tuh penghancur lagu. OST. ELIF yang sedih dinyanyiin sama mereka jadi lawak.

4. Eki

   Anak AWEN yang pipinya paling lebar wkwk. Ngaku-ngaku anaknya guru Matematika, karena suka banget sama matematika dan gurunya memang asik. Anak Voli. Jago Matematika. Apalagi ya, bingung menjabarkan anak AWEN yang absurd semua. Sering berantem (tapi bercanda) sama Nadya. Dia di panggil Eki TakDianggap (dari singkatan namanya Eki T.D), lebar, embul, dll sesuka hati Nadya.

5. Witasya

    Biasa dipanggil Itiw, CeBap (Cewe Baper), wits, ajima (panggilan khusus dariku). Dia adalah manusia ter-Baper di AWEN, pernah waktu itu si Bowo baru duduk sebelahnya tiba-tiba dibaperin sama dia haha, sukses bikin anak orang sawan dengan tingkat kebaperannya yang luar biasa.

6. Della
    Otaku di AWEN, kalau di group LINE dia itu demen spam sticker, tapi ga mau ngegift. Suka sama Senpai di group jejepangan dia. Tapi digosipin bareng ketua kelas sama AWEN. Soalnya waktu itu ketua kelas manggil dia Princess wkwk.
    Dia tuh beda sama anak AWEN yang lain, karena cuma dia yang gak tembem. Dan dia adalah yang tertipis. Seksi kebersihan di kelas, demen banget ngomelin anak yang piket hari itu.

Nah sekarang aku mau ngejelasin AWEN itu apa.

Bermula dari group GetRich, yang kemudian jadi grup yang isinya baper karena Witasya. Kemudian group beralih fungsi menjadi group ga jelas. Karena groupnya ga jelas, nama group pun terus berganti karena anggotanya yang sarap. Sampai akhirnya tercetuslah nama AWEN dari Nadya, yang merupakan singkatan dari Are We Even Normal.

Group gak pernah sepi karena isinya mahluk jomblo semua, kecuali Nadya (sempat jomblo, tapi dapet pacar baru). Hal paling gila itu waktu pelajaran Antropologi, kita malah ngobrol di group LINE, untungnya ga ketahuan soalnya lagi disuruh cari materi dari internet, kalau ketahuan hp kita udah disita kali. AWEN itu udah kaya kenal lama banget, padahal baru kenal. Obrolan di group itu ada aja (maklum jomblo), sampai akhirnya main couple-couplean. Yang berawal dari couple Irma dan Opak sampai ... kayanya ini ga perlu di ceritain deh soalnya aib.

Kesan dan pesanku buat AWEN adalah group teraneh yang berisikan jomblo kesepian. Pesannya semoga bertahan sampai kelas 12, semakin lama kita saling tau kepribadian masing-masing jadi kita bisa tambah saling memahami satu sama lain. Meskipun AWEN isinya dari dunia yang berbeda, seperti KPOP, Jepang, Turki, dll. Dan juga kepribadian yang berbeda-beda. Tapi kita tetap 1, karena perbedaan ada untuk saling melengkapi satu sama lain.

Sekian ~


edited because I was trying hard became "gaul" kids. Back in time, I was really really change because I thought I could get friends easier.
**tulisan sebelumnya menggunakan kata ganti "gue".



Komentar