BAHAYA MEROKOK (MATERI PRS)

BAHAYA MEROKOK
ZAT BERBAHAYA DALAM ROKOK
§  Nikotin dalam racun serangga
§  Arsenic dalam racun tikus
§  Cadmium dalam baterai mobil atau aki
§  Ammonia dalam pembersih toilet
§  Tar dalam aspal
§  Napthelen dalam kapur barus
§  Lead dalam cat (tembok)
§  Aretic acid dalam cat rambut
§  Aceton dalam pembersih cutek pada kuku
§  Benzene dalam semen
§  Formalin dalam pengawet mayat
§  Lem perekat
§  Bahan bakar gas
§  Gas racun
§  Bahan pembuat lilin
§  Sodium hidroksida dalam penghilang bulu ketiak atau kaki murahan
§  Geranol dalam pestisida
§  Asam asetik dalam pembersih lantai
§  Naptalin dalam bola-bola pewangi pakaian atau kamper
§  Asitanisol dalam parfum
§  Toluene dalam bensin
§  Cinna maldehyde dalam racun anjing atau kucing
§  Hidrasin dalam bahan bakar roket
§  Urea dalam air seni, tinta pupuk, dan sebagainya
§  Polonium 210 adalah zat yang pernah di gunakan oleh mata-mata Rusia untuk membunuh
§  Methanol bisa di gunakan sebagai bahan bakar
§  Hemoglobin babi adalah salah satu zat yang di gunakan sebagai bahan pembuat filter rokok
TUBUH PEROKOK
Rambut à bau dan kusam
Mata à katarak, warna merah
Hidung à penurunan ketajaman penciuman
Kulit à keliput, penuaan dini
Gigi à perubahan warna gigi, plak, radang gusi
Jari à warna kuning
Jantung à gangguan pembuluh darah, serangan jantung
Mulut & tenggorokan à bau mulut, sakit tenggorokan, kanker, menurunnya daya kecap
Paru à batuk, dahak, sesak nafas, infeksi, asma, kanker
Tulang à keropos
Darah à leukemia, diabetes
Hati & ginjal à kanker
Lambung dan usus à nyeri lambung, kanker
Kaki à peredaran darah tak lancer, imunitas melemah
Reproduksi (laki-laki) à impotensi
Reproduksi (perempuan) à nyeri panggul, menopause dini, kanker rahim.
RESIKO ROKOK BAGI ANAK-ANAK
-          Perkembangan paru lambat
-          Inteligensi kurang
-          Infeksi saluran pernapasan
-          Infeksi telinga
-          Asma
-          Bayi mati mendadak
RESIKO ROKOK BAGI WANITA HAMIL
-          Keguguran
-          Anak lahir mati atau cacad
-          Bayi berat badan lahir rendah
-          Bayi kurang gizi

Komentar